Pelafalan untuk pemula
Tiga hal ini paling sering menyulitkan pemula. Dengarkan setiap perbedaannya secara berdampingan.
Biasa, beraspirasi, tegang
Bahasa Indonesia membedakan dua jenis konsonan letup, seperti p dan b. Bahasa Korea punya tiga, dan pembedanya bukan suara, melainkan napas dan ketegangan. Yang biasa lembut dengan sedikit napas, yang beraspirasi disertai hembusan napas yang kuat, dan yang tegang diucapkan dengan otot yang kencang tanpa napas sama sekali. Bunyi p, t, k Indonesia yang tanpa hembusan paling dekat dengan yang tegang, tetapi bunyi Korea lebih kencang lagi.
- 가ga · biasa
- 카ka · beraspirasi
- 까kka · tegang
- 다da · biasa
- 타ta · beraspirasi
- 따tta · tegang
- 바ba · biasa
- 파pa · beraspirasi
- 빠ppa · tegang
- 자ja · biasa
- 차cha · beraspirasi
- 짜jja · tegang
Vokal yang tidak ada dalam bahasa Indonesia
어 diucapkan dengan mulut terbuka tanpa membulatkan bibir. 으 diucapkan dengan bibir melebar, seperti tersenyum dengan gigi dirapatkan. Bunyi e pada “emas” bisa menjadi patokan kasar untuk keduanya, tetapi tidak sama dengan salah satu pun, dan kedua vokal Korea ini berbeda satu sama lain. Percayai telingamu.
- 어eo
- 오o
- 으eu
- 우u
Konsonan akhir tidak diletupkan
Konsonan di bagian bawah blok ditahan: mulut menutup dan tidak ada udara yang keluar sesudahnya. 밥 berakhir dengan bibir tertutup. Ini mirip dengan p dan t di akhir kata Indonesia seperti “tetap” dan “cepat”.
- 밥bap · nasi
- 책chaek · buku
- 옷ot · pakaian; baju
- 물mul · air
Huruf Latin tidak bisa menunjukkan perbedaan ini dengan andal. Pakai audionya.