Unit 1 · Pelajaran 7

Konsonan akhir (batchim)

sekitar 7 menit · Tujuan: Membaca dan menyusun blok berkonsonan akhir ㄴ ㅁ ㅇ ㄹ ㄱ ㅂ ㅅ, serta membedakannya lewat pendengaran

✕
1/18

Ada huruf ketiga di bawah

사
산gunung
밤malam
강sungai

사 sudah kamu kenal. Sekarang lihat 산, 밤, dan 강: di bawah konsonan dan vokal ada satu huruf lagi. Huruf itu menutup suku kata.

Bunyinya tidak asing: ㄴ berbunyi n seperti pada “makan”, ㅁ berbunyi m seperti pada “malam”, dan ㅇ berbunyi ng seperti pada “abang”. Setiap blok tetap dibaca dalam satu ketukan.

Kerjakan dulu: Bunyi beraspirasi dan bunyi tegang

Catatan pelajaran

Semua penjelasan dari pelajaran ini dalam satu halaman.

Ada huruf ketiga di bawah

사 sudah kamu kenal. Sekarang lihat 산, 밤, dan 강: di bawah konsonan dan vokal ada satu huruf lagi. Huruf itu menutup suku kata.

Bunyinya tidak asing: ㄴ berbunyi n seperti pada “makan”, ㅁ berbunyi m seperti pada “malam”, dan ㅇ berbunyi ng seperti pada “abang”. Setiap blok tetap dibaca dalam satu ketukan.

Konsonan akhir selalu di bawah

Huruf penutup ini disebut konsonan akhir, dalam bahasa Korea batchim. Tempatnya selalu di dasar blok, baik vokalnya tegak seperti pada 산 maupun datar seperti pada 문.

Perhatikan ㅇ. Di tempat pertama ia diam, tetapi sebagai konsonan akhir ia berbunyi ng. Jadi pada 강 bunyi ng datang dari lingkaran di bawah, bukan dari gabungan n dan g.

ㄹ di bawah berbunyi l

Di awal blok, ㄹ adalah satu sentuhan lidah seperti r. Sebagai konsonan akhir, bunyinya menjadi l: ujung lidah naik ke gusi atas dan tetap di sana, seperti l pada “kapal”.

Dengarkan 물 air, 말 ucapan, dan 서울 Seoul. Jangan getarkan lidah di akhir kata. 물 tidak berakhir dengan r.

ㄱ dan ㅂ ditahan, tidak diletupkan

Pada 책 buku, 밥 nasi, dan 집 rumah, mulut menutup untuk k atau p lalu berhenti. Tidak ada udara yang dilepas sesudahnya.

Kebiasaan ini sudah ada dalam bahasa Indonesia. P pada “tetap” dan “atap” ditahan dengan cara yang sama, begitu juga k pada “politik”. Untuk ㄱ, pastikan pangkal lidah benar-benar menutup, bukan hanya berhenti di tenggorokan seperti pada sebagian pengucapan “bapak”.

ㅅ di bawah bukan s

Suku kata Korea tidak bisa berakhir dengan desis. Sebagai konsonan akhir, ㅅ dihentikan seperti ㄷ: ujung lidah menutup di gusi atas dan tidak dilepas.

Jadi 옷, pakaian, diucapkan [옫]. Bunyinya seperti t pada “tepat” atau “empat” yang ditahan. Ejaannya tetap memakai ㅅ; yang berubah hanya pengucapannya.

Kata dengan ㄴ, ㅁ, ㅇ di akhir

눈 mata, 돈 uang, 방 kamar, 빵 roti, 가방 tas, 사람 orang.

Bedakan 방 dan 빵: konsonan akhirnya sama, tetapi yang pertama diawali ㅂ biasa dan yang kedua ㅃ tegang. Pada 사람, blok kedua adalah ㄹ + ㅏ + ㅁ. ㄹ di awal blok tetap berupa sentuhan lidah, dan ㅁ menutup bibir di akhir.

Kata yang lebih panjang

한국 Korea, 학생 pelajar, 친구 teman, 이름 nama, 선생님 guru, 김치 kimchi.

Jumlah ketukan sama dengan jumlah blok. 선생님 punya tiga blok, jadi tiga ketukan, dan ketiganya berkonsonan akhir. Jangan menyelipkan vokal setelah konsonan akhir: 김치 dua ketukan, dengan bibir menutup untuk ㅁ sebelum 치 dimulai.

Tempat, waktu, dan negara

학교 sekolah, 식당 rumah makan, 맥주 bir, 시간 waktu, 일본 Jepang, 미국 Amerika Serikat.

Dengarkan tiga kata pertama. Setelah konsonan akhir ㄱ yang ditahan, konsonan biasa berikutnya keluar sebagai bunyi tegang: 학교 terdengar [학꾜], 식당 [식땅], 맥주 [맥쭈]. Ini terjadi dengan sendirinya kalau ㄱ benar-benar kamu tahan. Ejaannya tidak berubah, dan hal ini tidak diujikan di sini.

Yang perlu diingat

  • Konsonan akhir (batchim) ditulis di dasar blok dan menutup suku kata.
  • ㄴ, ㅁ, ㅇ berbunyi n, m, ng. ㄹ di posisi akhir berbunyi l.
  • ㄱ dan ㅂ di posisi akhir ditahan tanpa letupan, seperti p pada “tetap”. ㅅ di posisi akhir berbunyi t yang ditahan: 옷 [옫].

Mudah tertukar

  • ㅇ diam di awal blok, tetapi berbunyi ng sebagai konsonan akhir.
  • Jangan menambah vokal setelah konsonan akhir. 밥 satu ketukan, 김치 dua ketukan.
  • ㄱ di posisi akhir ditutup dengan pangkal lidah, bukan hanya dihentikan di tenggorokan.