Unit 2 · Pelajaran 4
Kata kerja di akhir dan partikel objek 을/를
sekitar 7 menit · Tujuan: Menyusun kalimat dengan kata kerja di akhir, memilih 을 atau 를, dan memakai lima kata kerja sehari-hari
Lima kata kerja
먹어요 makan, 마셔요 minum, 봐요 menonton, 공부해요 belajar, 좋아해요 suka. Semuanya berakhir dengan 요, penanda bentuk sopan. Hafalkan sebagai kata utuh; cara membentuknya dibahas di unit 4.
Seperti dalam bahasa Indonesia, kata kerja Korea tidak berubah menurut pelakunya. 먹어요 bisa berarti saya makan, kamu makan, atau dia makan. Satu kata ini pun sudah menjadi kalimat sopan yang lengkap.
Pengucapan: 먹어요 [머거요], 좋아해요 [조아해요].
Kerjakan dulu: Partikel topik 은/는 dan partikel subjek 이/가
Catatan pelajaran
Semua penjelasan dari pelajaran ini dalam satu halaman.
Lima kata kerja
먹어요 makan, 마셔요 minum, 봐요 menonton, 공부해요 belajar, 좋아해요 suka. Semuanya berakhir dengan 요, penanda bentuk sopan. Hafalkan sebagai kata utuh; cara membentuknya dibahas di unit 4.
Seperti dalam bahasa Indonesia, kata kerja Korea tidak berubah menurut pelakunya. 먹어요 bisa berarti saya makan, kamu makan, atau dia makan. Satu kata ini pun sudah menjadi kalimat sopan yang lengkap.
Pengucapan: 먹어요 [머거요], 좋아해요 [조아해요].
Bendanya dulu, perbuatannya belakangan
밥을 먹어요 dan 영화를 봐요. Kalau diterjemahkan kata demi kata: “nasi makan”, “film menonton”.
Dalam bahasa Indonesia kata kerja berada di tengah: saya makan nasi. Dalam bahasa Korea kata kerja selalu menutup kalimat, dan hal yang dimakan atau ditonton disebut lebih dulu. Perhatikan juga kepingan kecil yang menempel pada bendanya: 을 pada 밥을, 를 pada 영화를.
을 atau 를?
Kepingan itu adalah partikel objek. Ia menandai hal yang dikenai perbuatan. Bahasa Indonesia menunjukkannya lewat posisi setelah kata kerja; bahasa Korea menempelkan penanda pada katanya.
Bentuknya mengikuti logika yang sudah kamu kenal: 을 setelah konsonan akhir, 를 setelah vokal. Jadi 음악을, tetapi 한국어를. Konsonan akhir bersambung ke 을: 음악을 diucapkan [으마글], 밥을 diucapkan [바블].
Partikel yang menentukan, bukan posisi
Kalimat lengkapnya: 저는 커피를 마셔요, topik lalu objek lalu kata kerja. Sekarang lihat 커피를 저는 마셔요. Artinya tetap “Saya minum kopi”.
Dalam bahasa Indonesia, menukar “saya” dan “kopi” mengubah arti. Dalam bahasa Korea tidak, sebab 는 dan 를 sudah menyatakan peran masing-masing kata. Kata kerja tetap di akhir. Urutan pertama adalah yang wajar; urutan kedua mungkin, tetapi menonjolkan kopinya.
“Saya” tidak wajib disebut
저는 밥을 먹어요 dan 밥을 먹어요 bisa menyampaikan hal yang sama. Kalau sudah jelas siapa pelakunya, bahasa Korea membuang 저는.
Kita pun melakukannya dalam percakapan: “Lagi makan.” Bedanya, dalam bahasa Korea kalimat tanpa pelaku ini justru bentuk yang paling lazim, juga dalam ragam sopan. Terus-menerus mengulang 저는 terdengar kaku.
Yang perlu diingat
- Kata kerja selalu berada di akhir kalimat: 밥을 먹어요, bukan urutan seperti bahasa Indonesia.
- Partikel objek: 을 setelah konsonan akhir (밥을), 를 setelah vokal (영화를).
- Partikel, bukan posisi, yang menyatakan peran kata. Urutan wajarnya: topik, objek, kata kerja.
- Kalau pelakunya sudah jelas, 저는 biasanya tidak disebut.
Mudah tertukar
- Jangan menaruh kata kerja di tengah seperti dalam “saya minum kopi”. Dalam bahasa Korea: 저는 커피를 마셔요.
- Yang dihitung adalah blok terakhir: 한국어 berakhir dengan vokal (를), 물 ditutup ㄹ (을).
- Kata kerja tidak berubah menurut pelakunya. Bentuk yang sama dipakai untuk saya, kamu, dan dia.